Investasi Energi Berbasis Sumber Daya Hutan Mulai Tumbuh

Ketersediaan energi yang berkelanjutan merupakan syarat utama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Pemerintah saat ini sedang mendorong ketersediaan energi dari berbagai sumber yang dinmiliki salah satunya adalah sumber daya hutan. Saat ini, investasi energi berbasis sumber daya hutan mulai tumbuh salah satunya adalah pendirian pabrik wood pelet di Kabupaten Kutai Kartanegara yang didirikan oleh PT Kyongdong Mineral. Pada tanggal 16 September 2015, Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air berkesempatan mengunjungi pabrik tersebut dan melakukan diskusi terkait pengembangan energi berbasis sumber daya hutan sebagai masukan perencanaan pembangunan sektor kehutanan dalam mendorong ketahanan energi.

Pabrik pelet PT Kyongdong Mineral memiliki kapasitas sebesar 60.000 ton output pelet setiap tahun. Dengan demikian, pabrik pelet PT Kyongong merupakan salah satu pabrik pelet terbesar di Indonesia. Pabrik berdiri pada Bulan desember 2014 dengan investasi sebesar US$150 juta. Akumulasi investasi yang telah ditanamkan sampai September 2015 telah mencapai hampir Rp. 1 trilyun. Saat ini PT Kyongdong telah berhasil memproduksi pelet dengan stock sekitar 1000 ton. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan industri wood pelet adalah tidak adanya jaringan listrik. Saat ini, PT Kyongdong membeli listrik dari perusahaa lain. Oleh karena itu, pengembangan industri kehutanan tidak terlepas dari pembangunan sektor lainnya terutama infrastruktur. Kedepan pembangunan infrastruktur harus dikedepankan untuk mendorong pembangunan industri.