Kajian Pengembangan Energi dari Sumber Daya Hutan berbasis KPH

Dalam rangka peningkatan peran sumber daya hutan untuk mendukung ketahanan energi, Direktorat Kehutanan dan Sumber Daya Air melaksanakan kajian pengembangan energi dari sumber daya hutan berbasis KPH. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan focus group discussion dibeberapa wilayah prioritas pengembangan hutan energi termasuk diantaranya adalah Provinsi Kalimanatan Timur.

Pelaksanaan FGD pengembangan energi berbasis SDH dilaksanakan di kantor Bappeda Prov. Kaltim. Rapat FGD dipimpin oleh Kasubdit Konservasi dan Pengembangan Jasa Lingkungan Hutan-Bappenas dan dibuka oleh Sekretaris Bappeda Prov. Kalimantan Timur dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait dengan sumber daya energi baru dan terbarukan (EBT) di Kalimantan Timur diantaranya, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Kehutanan, Perguruan Tinggi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Bappeda Prov. Kaltim menjelaskan bahwa Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Prov. Kalimantan Timur mulai dikembangkan dan hal ini sesuai dengan tema pembangunan Prov. Kaltim yaitu mengembangkan pembangunan berkelanjutan salah satunya pengembangan energi baru dan terbarukan.Seluruh kegiatan SKPD sudah diarahkan untuk merancang kegiatannya untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di seluruh bidang pembangunan. Dari segi visi dan misi Prov. Kaltim sudah mengarah ke pembangunan berkelanjutan yaitu menyangkut memperkuat daya saing dengan memperbaiki SDA alam yang berkualitas dan energi baru dan terbarukan. Kebutuhan energi masih besar untuk Prov. Kaltim oleh karena itu dukungan dari Bappenas terutama untuk mendorong investor masuk ke Prov. Kaltim terutama dibidang energi ramah lingkungan sanngat diperlukan.